Sejarah Koperasi di Indonesia dan Macam-macamnya

Download Materi Kuliah Lengkap

Sejarah Koperasi di Indonesia dan Macam-macamnya

SEJARAH KOPERASI


Bermula dari terjadinya Revolusi Inggris yang mengakibatkan banyak orang yang kehilangan pekerjaannya akibat banyak ditemukan mesin-mesin baru. Untuk mengurangi beban kehidupan karena beratnya kebutuhan sehari-hari maka beberapa orang di Rochdale berusaha untuk membuat usaha untuk kepentingan bersama.





Koperasi menurut UU no 25 tahun 1992

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum dengan berlandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakkan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Tujuan Koperasi
  1. Memajukan kesejahteraan anggota 
  2. Menyejahterakan dan mencapai kemakmuran masyarakat pada umum 
  3. Ikut membangun tatanan perekonomian nasionaldalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju,adil dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 45

Landasan Koperasi
  1. Landasan Idiil adalah pancasila 
  2. Landasan Struktural adalah UUD 45 Pasal 33 ayat 1 
  3. Landasan operasional UU no 25 th 1992

Prinsip Koperasi

  1. Keanggotaan Koperasi bersifat sukarela dan terbuka 
  2. Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis 
  3. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa masing-masing anggota 
  4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal 
  5. Kemandirian 
  6. Pendidikan perkoperasian 
  7. Kerjasama antar koperasi 

Perangkat Koperasi
  • Pasal 21 UU No 25 tahun 1992 
  1. Rapat Anggota 
  2. Pengurus 
  3. Pengawas

Permodalan Koperasi
  • Seperti halnya bentuk badan usaha yang lain, untuk menjalankan kegiatan usahanya koperasi memerlukan modal. Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman.
  • Modal sendiri meliputi sumber modal sebagai berikut: 
  • Simpanan Pokok - Simpanan pokok adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. Simpanan pokok jumlahnya sama untuk setiap anggota. 
  • Simpanan Wajib – Simpanan wajib adalah jumlah simpanan tertentu yang harus dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya tiap bulan dengan jumlah simpanan yang sama untuk setiap bulannya. Simpanan wajib tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota koperasi. 
  • Dana Cadangan – Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil usaha, yang dimaksudkan untuk pemupukan modal sendiri, pembagian kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi, dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan.
  • Hibah – Hibah adalah sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah/pemberian dan tidak mengikat. 

Jenis-jenis Koperasi
  1. Koperasi simpan pinjam (Koperasi kredit) 
  2. Koperasi Konsumsi 
  3. Koperasi produksi 
  4. Koperasi jasa 
  5. Koperasi pemasaran 

Jenis Usaha Koperasi
  • Single Purpose (Jenis usaha koperasi yang hanya I jenis) 
  • Multi Purpose (Serba Usaha) (Jenis usaha koperasi lebih dari 1 jenis)

Cara Mendirikan koperasi

  • Minimal harus memiliki 20 orang anggota 
  • Koperasi yang paling awal dan yang paling bawah adalah koperasi primer

Pendirian koperasi terdiri dari beberapa tahap.
  1. Pertama-tama adalah pengumpulan anggota, karena untuk menjalankan koperasi membutuhkan minimal 20 anggota. 
  2. Kedua, Para anggota tersebut akan mengadakan rapat anggota, untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi ( ketua, sekertaris, dan bendahara ). 
  3. Setelah itu, koperasi tersebut harus merencanakan anggaran dasar dan rumah tangga koperasi itu. Lalu meminta perizinan dari negara. Barulah bisa menjalankan koperasi dengan baik dan benar.

Koperasi Sekunder
Adalah koperasi yang terdiri dari beberapa koperasi Primer

KUD (Koperasi Unit Desa)

Kegiatan utamanya 

  • Membantu menyediakan keperluan pertanian Mis : cangkul dan alat pertanian 
  • Melakukan pemasaran hasil produk pertanian 

Lambang gerakan koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut :

  1. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh. 
  2. Roda bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. 
  3. Kapas dan padi berarti menggambarkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh koperasi.
  4. Timbangan berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. 
  5. Bintang dalam perisai artinya Pancasila, merupakan landasan ideal koperasi. 
  6. Pohon beringin menggambarkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar. 
  7. Koperasi Indonesia menandakan lambang kepribadian koperasi rakyat Indonesia. 
  8. Warna merah dan putih menggambarkan sifat nasional Indonesia.

Koperasi sekolah
Ciri-ciri
  • Anggotanya siswa yang belum dewasa 
  • Tidak berbadan hukum 
  • Kegiatannya menjual dan memberikan jasa yang dibutuhkan siswa sekolah 
  • Pengurusnya adalah siswa sekolah 

Modal dan anggota koperasi sekolah
  • Seluruh Siswa di sekolah tersebut 
Tujuan koperasi sekolah 
  • Membina disiplin dan pengetahuan koperasi pada siswa 

Kegiatan 
  • Toko 
  • Kantin 
  • Fotocopy 

Bentuk Koperasi Sekolah :

  • Koperasi Primer yang anggotanya siswa yang belum dewasa 
  • Berakhirnya Keanggotaan Koperasi sekolah
  • Lulus sekolah 
  • Pindah sekolah (Keanggotaannya tidak bisa dialihkan) 
  • Meninggal dunia 
  • Pengurusnya 3 sampai 5 orang 
  • Yang memberikan saran diminta atau tidak adalah Penasehat atau pembina. 
  • Yang menjadi Penasehat adalah Guru dan kepala sekolah 
  • Yang menjadi pengurus koperasi sekolah adalah siswa yang dipilih oleh Rapat anggota. 
  • Hak anggota koperasi sekolah adalah mendapatkan pelayanan yang sama. 

Download Materi Kuliah Lengkap

0 komentar:

Post a Comment